Judul : THE LAST SAMURAI / Pencarian ala Seven Samurai Seorang Bocah Genius
Pengarang : Helen Dewitt
Penerbit : Edelweiss
Tahun : 2010
Tebal : 600 hlm
Kondisi : bagus
Harga : Rp
59.000
Sinopsis :
The
Last Samurai bercerita tentang hubungan tak biasa seorang bocah genius dan ibu
tunggalnya, dan kemudian pengembaraannya memendam dan mencari sosok ayah. Ludo
kecil seperti dibakar hasrat belajar yang tak ada habisnya, mampu melahap
segala macam buku berbahasa asing dalam usia 5 tahun, keranjingan mengerjakan
soal matematika dan selalu merengek minta diajarkan ini itu di luar usianya.
Sibylla berjuang habis-habisan untuk memenuhi kebutuhan ekstra putranya,
termasuk untuk satu hal: merahasiakan keberadaan ayahnya.
Sibylla yang jago musik ini biasa berlibur bersama Ludo naik kereta bawah tanah keliling London. Sementara untuk menggantikan sosok ideal ayah, ia memutuskan sebuah cara unik: menanamkan sosok samurai lewat nonton bareng film The Seven Samurai, karya Akira Kurosawa, terus beberapa kali seminggu selama bertahun-tahun. Bocah itu benar-benar excited dan terserap mengidolakan para tokoh samurai. Namun, di luar dugaan, dunia samurai pulalah yang kian membakar gejolak rindu pada ayahnya.
Berbekal beberapa petunjuk samar dari sang ibu, dilatari petualangan panjang di dunia buku dan dunia samurai, dipicu pula oleh sebuah amplop tak terkunci bertuliskan "hanya dibuka setelah mati" di kamar ibunya, maka pada usia 11 tahun mengembaralah samurai kecil itu mencari sosok ayah, mengujikan jiwa samurai pada 7 pria berbeda. Jadilah, The Last Samurai sebuah novel yang amat menantang; selain kaya atraksi intelektual bocah genius juga sarat memuat emosi kasih sayang dan cinta yang segar dan tak terduga.
Award:
International IMPAC Dublin (Shortlist, 2002)
Los Angeles Times Book Prize (2000)
Orange Prize Longlist (2001)
Telah terbit di 20 negara
***
"...segar, bergerak cepat, sangat imajinatif...dan orisinal …" Booklist
". . . sebuah debut yang cerdas, gila, dan edukatif." Kirkus Reviews
"... segar, penuh bakat mengejutkan. Sebuah karya pertama yang mencerdaskan secara literatur dan penuh canda, hasil ketangkasan sportifitas intelektual." The New York Times
Segar, tajam, cekatan dan lihai, sungguh sebuah karya pertama yang berani—pergeseran paradigma yang cerdas dan inventif.
The Dallas Morning News

Tidak ada komentar:
Posting Komentar